Sunan Abu Daud Hadits 143 - Menjaga Kebersihan dengan Percikan Air
Mengatasi Waswas dengan Memercikkan Air Setelah Kencing
Sunan Abu Daud : 143
Sunan Abu DaudNomor Hadis 143
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ هُوَ ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ ثَقِيفٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ ثُمَّ نَضَحَ فَرْجَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Ibnu Abi Najih] dari [Mujahid] dari [seorang lelaki dari Tsaqif] dari [Ayahnya] dia berkata:Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah buang air kecil kemudian memercikkan air kepada kemaluan beliau.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah SAW selalu mencontohkan kebiasaan memercikkan air ke bagian bawah setelah buang air kecil.
- Praktik sederhana ini membantu seseorang untuk memastikan kebersihan dan menyucikan sisa-sisa air seni.
- Kita diajarkan untuk tidak memberikan ruang bagi setan untuk membuat keraguan dalam pikiran saat akan shalat.
