Sunan Abu Daud Hadits 1561 - Senjata Hudaibiyah
Aturan Membawa Senjata Saat Perjanjian Hudaibiyah
Sunan Abu Daud : 1561
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1561
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولُ لَمَّا صَالَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْلَ الْحُدَيْبِيَةِ صَالَحَهُمْ عَلَى أَنْ لَا يَدْخُلُوهَا إِلَّا بِجُلْبَانِ السِّلَاحِ فَسَأَلْتُهُ مَا جُلْبَانُ السِّلَاحِ قَالَ الْقِرَابُ بِمَا فِيهِ
Al Bara' Diriwayatkan dari:
Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdamai dengan penduduk Hudaibiyah, beliau berdamai agar mereka tidak masuk kedalamnya (Mekkah) kecuali dengan julban as silah, kemudian aku bertanya kepadanya mengenai julban as silah, beliau berkata: "Sarung pedang dengan isinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menunjukkan kebijaksanaan Rasulullah dalam berdiplomasi dan berunding demi menjaga nilai perdamaian.
- Kaum muslimin diajarkan untuk selalu waspada dengan membawa senjata, namun wajib mematuhi aturan agar tidak terkesan menantang perang.
- Umat Islam ditekankan untuk senantiasa setia dan mematuhi perjanjian yang sudah disepakati bersama.
