Sunan Abu Daud Hadits 21 - Hukum Buang Air Kecil Sambil Berdiri
Hadits Tentang Buang Air Kecil Sambil Berdiri
Sunan Abu Daud : 21
Sunan Abu DaudNomor Hadis 21
حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ وَمُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ وَهَذَا لَفْظُ حَفْصٍ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ أَتَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ قَائِمًا ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ فَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ مُسَدَّدٌ قَالَ فَذَهَبْتُ أَتَبَاعَدُ فَدَعَانِي حَتَّى كُنْتُ عِنْدَ عَقِبِهِ
Hudzaifah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum, lalu buang air kecil dengan berdiri, kemudian beliau meminta untuk didatangkan air, lalu beliau mengusap dua khufnya.Abu Dawud berkata: Musaddad berkata: Hudzaifah berkata: Lalu saya pergi menjauh dari beliau, namun beliau memanggil saya hingga saya berada di sisi tumitnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan buang air kecil sambil berdiri jika kondisinya aman dari percikan najis.
- Rasulullah memberikan contoh keringanan dalam urusan bersuci ketika menghadapi situasi tertentu.
- Pentingnya tetap membersihkan diri menggunakan air meskipun buang hajat dilakukan dengan cara berdiri.
