Sunan Abu Daud Hadits 22 - Menggunakan Wadah untuk Kencing di Malam Hari
Menyediakan Wadah Buang Air Kecil di Malam Hari
Sunan Abu Daud : 22
Sunan Abu DaudNomor Hadis 22
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ حُكَيْمَةَ بِنْتِ أُمَيْمَةَ بِنْتِ رُقَيْقَةَ عَنْ أُمِّهَا أَنَّهَا قَالَتْ كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدَحٌ مِنْ عِيدَانٍ تَحْتَ سَرِيرِهِ يَبُولُ فِيهِ بِاللَّيْلِ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isa] telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] dari [Hukaimah binti Umaimah binti Ruqaiqah] dari [Ibunya] bahwasanya dia berkata:Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki bejana dari pelepah kurma (yang beliau letakkan) di bawah ranjangnya, yang beliau gunakan untuk buang air kecil pada waktu malam hari.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan menyiapkan wadah khusus di dalam kamar untuk keperluan buang air kecil pada malam hari.
- Islam selalu memberikan jalan kemudahan bagi umatnya agar tidak mengalami kesulitan saat malam hari.
- Memanfaatkan barang atau wadah sederhana untuk menunjang keperluan harian adalah tindakan yang wajar.
