Sunan Abu Daud Hadits 2328 - Larangan Mengambil Ghanimah Sebelum Dibagi
Hukum Mengambil Harta Ghanimah Sebelum Dibagi Resmi
Sunan Abu Daud : 2328
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2328
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي لَبِيدٍ قَالَ كُنَّا مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ بِكَابُلَ فَأَصَابَ النَّاسُ غَنِيمَةً فَانْتَهَبُوهَا فَقَامَ خَطِيبًا فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ النُّهْبَى فَرَدُّوا مَا أَخَذُوا فَقَسَمَهُ بَيْنَهُمْ
Abu Labid Diriwayatkan dari:
Kami pernah bersama [Abdurrahman bin Samurah] di Kabul, kemudian orang-orang mendapatkan rampasan perang, lalu mereka mengambilnya sebelum dibagi. Kemudian ia berkhutbah, ia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari mengambil rampasan perang sebelum dibagi. Lalu mereka mengembalikan apa yang telah mereka ambil, kemudian ia membaginya diantara mereka.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam dilarang keras mengambil harta rampasan perang (ghanimah) sebelum pembagiannya diatur secara resmi.
- Perbuatan mengambil harta milik umum tanpa hak termasuk pelanggaran berat dalam syariat Islam.
- Seorang muslim harus siap menerima nasihat dan segera mengembalikan hak yang bukan miliknya jika ditegur.
