Sunan Abu Daud Hadits 2329 - Keringanan Mengambil Makanan Saat Perang
Mengambil Makanan Secukupnya Saat Perang Khaibar
Sunan Abu Daud : 2329
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2329
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ الشَّيْبَانِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي مُجَالِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى قَالَ قُلْتُ هَلْ كُنْتُمْ تُخَمِّسُونَ يَعْنِي الطَّعَامَ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَصَبْنَا طَعَامًا يَوْمَ خَيْبَرَ فَكَانَ الرَّجُلُ يَجِيءُ فَيَأْخُذُ مِنْهُ مِقْدَارَ مَا يَكْفِيهِ ثُمَّ يَنْصَرِفُ
Abdullah bin Abu Aufa Diriwayatkan dari:
Aku katakan: "Apakah kalian membagi makanan menjadi lima pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" Kemudian ia berkata: "Kami pernah mendapatkan makanan pada saat perang Khaibar, dan terdapat seseorang yang datang dan mengambil sebagian makanan tersebut seukuran yang cukup baginya kemudian ia pergi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan mengambil makanan dari harta rampasan perang sekadar untuk memenuhi kebutuhan makan tanpa perlu menunggu pembagian.
- Aturan pembagian ketat biasanya tidak diberlakukan pada perbekalan makanan pokok bagi pasukan yang lapar.
- Prajurit tidak boleh mengambil makanan secara berlebihan untuk disimpan sendiri, melainkan sebatas ukuran yang cukup.
