Sunan Abu Daud Hadits 2518 - Warisan Untuk Mantan Budak
Hukum Pembebas Budak Mewariskan Hartanya Ke Mantan Budak
Sunan Abu Daud : 2518
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2518
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ عَوْسَجَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَجُلًا مَاتَ وَلَمْ يَدَعْ وَارِثًا إِلَّا غُلَامًا لَهُ كَانَ أَعْتَقَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ لَهُ أَحَدٌ قَالُوا لَا إِلَّا غُلَامًا لَهُ كَانَ أَعْتَقَهُ فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِيرَاثَهُ لَهُ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Seorang laki-laki meninggal dan tidak meninggalkan pewaris kecuali seorang budak yang telah ia bebaskan. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah ia memiliki seseorang?" Mereka berkata: "Tidak, kecuali seorang budak yang telah ia bebaskan." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan warisannya untuk mantan budak tersebut.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Budak yang sudah dilepas kemerdekaannya masih memiliki tali perwalian kuat atas sang tuan.
- Dalam ketiadaan sisa ahli waris satu pun, harta benda majikan jatuh waris ke mantan sahayanya.
- Mendermakan kebebasan budak membawa arus berkah yang saling tersambung selamanya.
