Sunan Abu Daud Hadits 2536 - Perjanjian Kebaikan Jahiliyah
Menolak Fanatisme dan Menguatkan Perjanjian Berbuat Kebaikan
Sunan Abu Daud : 2536
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2536
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو أُسَامَةَ عَنْ زَكَرِيَّا عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا حِلْفَ فِي الْإِسْلَامِ وَأَيُّمَا حِلْفٍ كَانَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ لَمْ يَزِدْهُ الْإِسْلَامُ إِلَّا شِدَّةً
Jubair bin Muth'im Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Tidak ada perjanjian (melakukan hal-hal yang dilarang syariat) dalam Islam, apapun bentuk perjanjian yang telah dilakukan pada masa jahiliyyah (berkenaan dengan hal-hal kebaikan) maka Islam akan mengukuhkan dan menguatkannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak dibolehkan membangun ikatan perjanjian yang merusak aturan syariat, seperti sumpah fanatik kabilah di masa lampau.
- Agama Islam senantiasa mendukung perjanjian masa lampau selama isinya mengajak kepada perbuatan baik dan adil.
- Setiap muslim diajak untuk ikut melestarikan kerja sama positif di masyarakat demi tercapainya keharmonisan lingkungan.
