Sunan Abu Daud Hadits 2748 - Anjuran Mandi pada Empat Keadaan Termasuk Hari Jumat
Anjuran Mandi pada 4 Keadaan: Junub, Jumat, Bekam, dan Mengurus Jenazah
Sunan Abu Daud : 2748
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2748
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ شَيْبَةَ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ الْعَنَزِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا حَدَّثَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَغْتَسِلُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ الْجَنَابَةِ وَيَوْمَ الْجُمُعَةِ وَمِنْ الْحِجَامَةِ وَغُسْلِ الْمَيِّتِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi karena empat perkara yaitu, dari junub, pada hari Jum'at, dari berbekam dan memandikan mayit.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkannya mandi sunnah atau wajib setelah melakukan empat perkara khusus menurut riwayat ini.
- Mandi setelah memandikan jenazah merupakan salah satu bentuk kebersihan yang sangat dianjurkan.
- Menjaga kesucian dan kebersihan merupakan bagian penting dari rutinitas ibadah sehari-hari umat Islam.
