Sunan Abu Daud Hadits 2789 - Tata Cara Shalat Gaib dengan Empat Takbir
Panduan Shalat Gaib dan Kisah Wafatnya Raja Najasyi
Sunan Abu Daud : 2789
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2789
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى لِلنَّاسِ النَّجَاشِيَّ فِي الْيَوْمِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ وَخَرَجَ بِهِمْ إِلَى الْمُصَلَّى فَصَفَّ بِهِمْ وَكَبَّرَ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengumumkan meninggalnya Najasyi kepada orang-orang (kaum muslimin) pada hari wafatnya. Dan beliau keluar bersama mereka menuju tempat shalat, lalu beliau berbaris bersama mereka dan bertakbir empat kali takbir.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan melakukan shalat gaib untuk umat muslim yang meninggal di tempat jauh.
- Boleh mengumumkan berita kematian seseorang kepada masyarakat agar bisa segera disalatkan.
- Tata cara pelaksanaan shalat jenazah atau shalat gaib adalah dengan menggunakan empat kali takbir.
