Sunan Abu Daud Hadits 2917 - Larangan Jual Beli Muzabanah
Memahami Larangan Jual Beli Muzabanah dalam Pertanian
Sunan Abu Daud : 2917
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2917
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ بِالتَّمْرِ كَيْلًا وَعَنْ بَيْعِ الْعِنَبِ بِالزَّبِيبِ كَيْلًا وَعَنْ بَيْعِ الزَّرْعِ بِالْحِنْطَةِ كَيْلًا
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari menjual buah dengan kurma secara takaran, dan dari penjualan anggur dengan kismis secara takaran, dan dari penjualan tanaman dengan gandum secara takaran.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kita dilarang menukar hasil panen basah yang belum dipetik dengan hasil panen kering menggunakan sistem takaran.
- Jual beli Muzabanah haram hukumnya karena mengandung unsur ketidakpastian (gharar) yang besar.
- Setiap bentuk penukaran bahan makanan sejenis harus dipastikan takarannya dalam kondisi yang sama-sama kering atau siap timbang.
