Sunan Abu Daud Hadits 294 - Empat Macam Mandi yang Dilakukan Nabi
Empat Waktu Utama Nabi Muhammad Melaksanakan Mandi Sunnah dan Wajib
Sunan Abu Daud : 294
Sunan Abu DaudNomor Hadis 294
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ شَيْبَةَ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ الْعَنَزِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا حَدَّثَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَغْتَسِلُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ الْجَنَابَةِ وَيَوْمَ الْجُمُعَةِ وَمِنْ الْحِجَامَةِ وَمِنْ غُسْلِ الْمَيِّتِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi ibadah karena empat alasan: junub, hari Jum'at, berbekam, dan memandikan mayat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mandi junub adalah kewajiban mutlak bagi setiap muslim untuk mengembalikan status kesucian dirinya agar dapat beribadah.
- Mandi di hari Jumat menjadi standar ibadah mingguan yang sangat dicintai oleh Nabi Muhammad.
- Disunnahkan membersihkan badan secara menyeluruh setelah kita menjalani bekam atau menangani mayat agar tubuh kembali bugar dan bersih.
