Sunan Abu Daud Hadits 2954 - Menanam di Lahan Orang Lain
Konsekuensi Menanam di Tanah Orang Lain Tanpa Izin Pemilik
Sunan Abu Daud : 2954
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2954
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ زَرَعَ فِي أَرْضِ قَوْمٍ بِغَيْرِ إِذْنِهِمْ فَلَيْسَ لَهُ مِنْ الزَّرْعِ شَيْءٌ وَلَهُ نَفَقَتُهُ
Rafi' bin Khadij Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang menanam di tanah suatu kaum tanpa seizin mereka, maka ia tidak memiliki hak dari tanamannya sedikitpun, dan baginya pembiayaannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menanam tanaman di lahan milik orang lain tanpa izin tidak memberikan hak panen bagi pelakunya.
- Pelanggaran hak milik diharamkan secara mutlak meskipun pelakunya bertujuan baik untuk menanam.
- Keadilan hukum Islam tetap memberikan hak pengembalian biaya yang terlanjur dikeluarkan oleh pihak penanam.
