Sunan Abu Daud Hadits 3012 - Batasan Jaihah

Batasan Kerugian yang Dianggap Sebagai Musibah dalam Bisnis

Sunan Abu DaudNomor Hadis 3012

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عُثْمَانُ بْنُ الْحَكَمِ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَنَّهُ قَالَ لَا جَائِحَةَ فِيمَا أُصِيبَ دُونَ ثُلُثِ رَأْسِ الْمَالِ قَالَ يَحْيَى وَذَلِكَ فِي سُنَّةِ الْمُسْلِمِينَ

Yahya bin Sa'id Diriwayatkan dari:

Tidak disebut jaihah jika musibah yang menimpa tanaman itu kurang dari sepertiga modal.Yahya berkata: "Ini adalah sesuatu yang biasa di antara orang-orang Muslim."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Tidak semua bentuk kerusakan kecil pada hasil panen dapat digunakan sebagai alasan untuk membatalkan transaksi.
  • Batas minimal kerusakan yang diakui secara hukum sebagai musibah besar adalah sepertiga dari jumlah keseluruhan modal atau barang.
  • Islam mengajarkan keadilan bagi penjual dan pembeli dengan membedakan antara risiko bisnis yang wajar dengan kerugian murni akibat bencana alam.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami