Sunan Abu Daud Hadits 3217 - Perintah Membuat Perasan Buah Secara Terpisah
Anjuran Rasulullah Memeras Anggur dan Kurma Secara Terpisah
Sunan Abu Daud : 3217
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3217
حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ نَهَى عَنْ خَلِيطِ الزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ وَعَنْ خَلِيطِ الْبُسْرِ وَالتَّمْرِ وَعَنْ خَلِيطِ الزَّهْوِ وَالرُّطَبِ وَقَالَ انْتَبِذُوا كُلَّ وَاحِدَةٍ عَلَى حِدَةٍ قَالَ و حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Salamah Musa bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Aban] telah menceritakan kepadaku [Yahya] dari [Abdullah bin Abu Qatadah] dari [Ayahnya] bahwaBeliau telah melarang dari pencampuran anggur dan kurma, pencampuran zahw (kurma mentah) dan kurma segar." Beliau bersabda: "Peraslah masing-masing secara tersendiri!"Dan telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Abu Qatadah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan hadits ini."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dilarang mencampurkan berbagai fase kematangan kurma (seperti zahw, busr, dan ruthab) dalam satu wadah perasan.
- Diperintahkan untuk merendam atau memeras masing-masing jenis buah secara terpisah demi menghindari fermentasi kuat.
- Kehati-hatian Nabi yang sangat tinggi terhadap sekecil apa pun celah yang dapat menimbulkan efek mabuk.
