Sunan Abu Daud Hadits 3218 - Larangan Mencampur Kurma Hijau dan Kurma Biasa
Larangan Pembuatan Perasan dari Kurma Hijau dan Anggur Bersamaan
Sunan Abu Daud : 3218
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3218
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ وَحَفْصُ بْنُ عُمَرَ النَّمَرِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ رَجُلٍ قَالَ حَفْصٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَهَى عَنْ الْبَلَحِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ
Telah menceritakan kepadaku [Sulaiman bin Harb] dan [Hafsh bin Umar An Namari] mereka berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Ibnu Abu Laila] dari [seorang laki-laki] Hafsh berkata -salah seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam-, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berkata:Rasulullah melarang mencampur balah (buah kurma yang baru berwarna hijau) dan kurma, serta anggur dan kurma saat membuat perasan.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak diperbolehkan merendam kurma yang masih hijau (balah) bersamaan dengan kurma biasa dalam satu bejana.
- Menyatukan anggur dan kurma saat dibuat perasan atau nabidz sangat tidak dianjurkan oleh syariat.
- Anjuran untuk memperhatikan proses pembuatan makanan dan minuman agar terhindar dari masuknya unsur haram.
