Sunan Abu Daud Hadits 3219 - Larangan Merebus Biji Kurma dan Mencampur Anggur
Penjelasan Ummu Salamah Tentang Larangan Memasak Biji Kurma
Sunan Abu Daud : 3219
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3219
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ثَابِتِ بْنِ عُمَارَةَ حَدَّثَتْنِي رَيْطَةُ عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ أَبِي مَرْيَمَ قَالَتْ سَأَلْتُ أُمَّ سَلَمَةَ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْهُ قَالَتْ كَانَ يَنْهَانَا أَنْ نَعْجُمَ النَّوَى طَبْخًا أَوْ نَخْلِطَ الزَّبِيبَ وَالتَّمْرَ
Kabsyah binti Abu Maryam Diriwayatkan dari:
Aku pernah bertanya kepada [Ummu Salamah]: "Apa yang dilarang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" Ia menjawab: "Beliau melarang kami untuk memasak biji kurma hingga matang, atau mencampurkan antara anggur dan kurma."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat larangan terkait memasak atau merebus biji kurma hingga matang menurut riwayat istri Nabi.
- Pengulangan peringatan agar tidak mencampur dua buah manis (anggur dan kurma) dalam satu minuman perasan.
- Sikap yang baik dengan bertanya dan menggali ilmu agama kepada keluarga terdekat Rasulullah (Ummahatul Mukminin).
