Sunan Abu Daud Hadits 355 - Acuan Waktu Shalat Isya
Mengetahui Batas Waktu Shalat Isya Melalui Tenggelamnya Bulan
Sunan Abu Daud : 355
Sunan Abu DaudNomor Hadis 355
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ أَنَا أَعْلَمُ النَّاسِ بِوَقْتِ هَذِهِ الصَّلَاةِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّيهَا لِسُقُوطِ الْقَمَرِ لِثَالِثَةٍ
An Nu'man bin Basyir Diriwayatkan dari:
Saya adalah orang yang paling tahu tentang waktu shalat ini, yaitu shalat Isya yang terakhir, di mana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melaksanakannya tatkala rembulan tenggelam pada malam ketiga.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi memberikan teladan waktu tertentu untuk melaksanakan shalat Isya dengan melihat tanda alam seperti posisi bulan.
- Shalat Isya biasanya dilaksanakan setelah berlalu beberapa saat dari berakhirnya waktu shalat Maghrib.
- Mengajarkan umat untuk peka dan memperhatikan kondisi serta pergerakan alam dalam menuntun waktu ibadah.
