Sunan Abu Daud Hadits 3590 - Hukum Memanjangkan Ujung Kain
Anjuran Memanjangkan Ujung Gaun Wanita Hingga Satu Hasta
Sunan Abu Daud : 3590
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3590
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ نَافِعٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ أَبِي عُبَيْدٍ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ ذَكَرَ الْإِزَارَ فَالْمَرْأَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ تُرْخِي شِبْرًا قَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ إِذًا يَنْكَشِفُ عَنْهَا قَالَ فَذِرَاعًا لَا تَزِيدُ عَلَيْهِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا عِيسَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ ابْنُ إِسْحَقَ وَأَيُّوبُ بْنُ مُوسَى عَنْ نَافِعٍ عَنْ صَفِيَّةَ
Shafiyah binti Abu Ubaid Diriwayatkan dari:
[Ummu Salamah] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau menyebutkan tentang kain sarung: "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan wanita?" beliau menjawab: "Lebihkanlah satu jengkal." Ummu Salamah berkata lagi: "Bagaimana jika masih terlihat?" beliau menjawab: "Lebihkanlah satu hasta dan jangan lebih."Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Musa] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Isa] dari [Ubaidullah] dari [Nafi'] dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Ummu Salamah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan hadits ini.Abu Dawud berkata: Ibnu Ishaq dan [Ayyub bin Musa] juga menceritakan dari [Nafi'] dari [Shafiyah].
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Area telapak kaki dan pergelangan kaki wanita merupakan aurat yang sangat dijaga agar tidak tersingkap ketika berjalan keluar rumah.
- Wanita disunnahkan untuk memanjangkan gaun atau roknya sejauh satu jengkal hingga maksimal satu hasta lebih rendah dari mata kaki.
- Memanjangkan pakaian lebih dari ukuran satu hasta tidak dianjurkan karena berpotensi mubazir dan terlalu banyak terkena kotoran jalan.
