Sunan Abu Daud Hadits 3831 - Efek Jera Bagi Pencuri
Sunnah Menggantungkan Potongan Tangan Pencuri di Leher
Sunan Abu Daud : 3831
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3831
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُحَيْرِيزٍ قَالَ سَأَلْنَا فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ عَنْ تَعْلِيقِ الْيَدِ فِي الْعُنُقِ لِلسَّارِقِ أَمِنَ السُّنَّةِ هُوَ قَالَ أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَارِقٍ فَقُطِعَتْ يَدُهُ ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَعُلِّقَتْ فِي عُنُقِهِ
'Abdurrahman bin Muhairiz Diriwayatkan dari:
Kami bertanya kepada Fadlalah bin Ubaid bagaimana hukum menggantungkan tangan ke leher bagi seorang pencuri, apakah hal itu termasuk sunnah? ia menjawab: "Pernah seorang pencuri dibawa ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau lantas memotong tangannya dan memerintahkan (agar tangannya digantungkan ke leher), maka tangannya digantungkan ke lehernya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pemberian sanksi sosial dengan menggantungkan tangan adalah bagian dari ajaran hukum demi memunculkan rasa jera di masyarakat.
- Tujuan utama hukuman pidana Islam bukan sekadar menyakiti, melainkan menjadi pelajaran keras bagi yang melihatnya.
- Rasa ingin tahu yang tinggi dari para tabi'in memastikan bahwa setiap tindakan hukum harus dilandasi oleh sunnah Nabi yang valid.
