Sunan Abu Daud Hadits 403 - Menjaga Kebersihan Masjid
Larangan Mengotori Masjid dengan Ludah dan Dahak
Sunan Abu Daud : 403
Sunan Abu DaudNomor Hadis 403
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو مَوْدُودٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي حَدْرَدٍ الْأَسْلَمِيِّ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ دَخَلَ هَذَا الْمَسْجِدَ فَبَزَقَ فِيهِ أَوْ تَنَخَّمَ فَلْيَحْفِرْ فَلْيَدْفِنْهُ فَإِنْ لَمْ يَفْعَلْ فَلْيَبْزُقْ فِي ثَوْبِهِ ثُمَّ لِيَخْرُجْ بِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang masuk Masjid ini dan meludah padanya atau berdahak, maka hendaklah dia gali lubang kemudian pendamlah ludah atau dahak itu. Apabila dia tidak melakukan demikian maka meludahlah di pakaiannya kemudian keluarlah dengannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kebersihan fasilitas masjid lebih utama untuk dijaga daripada pakaian pribadi kita.
- Jika terpaksa meludah di masjid berlapis tanah, hendaknya langsung digali dan dipendam.
- Menggunakan pakaian sendiri untuk menampung ludah jauh lebih baik daripada mengotori area masjid.
- Islam sangat mengedepankan etika, kesopanan, dan kenyamanan bersama saat beribadah.
