Sunan Abu Daud Hadits 4582 - Jangan Membunuh Semut yang Bertasbih
Larangan Membunuh Semut Sebagai Makhluk yang Bertasbih
Sunan Abu Daud : 4582
Sunan Abu DaudNomor Hadis 4582
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَسَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ نَمْلَةً قَرَصَتْ نَبِيًّا مِنْ الْأَنْبِيَاءِ فَأَمَرَ بِقَرْيَةِ النَّمْلِ فَأُحْرِقَتْ فَأَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ أَفِي أَنْ قَرَصَتْكَ نَمْلَةٌ أَهْلَكْتَ أُمَّةً مِنْ الْأُمَمِ تُسَبِّحُ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:"Seekor semut menggigit seorang Nabi dari Nabi Allah, lalu Nabi tersebut memerintahkan untuk membakar sarang semut tersebut, maka Allah berfirman kepadanya: 'Apakah karena seekor semut yang menggigitmu lalu engkau bunuh satu umat yang bertasbih?'"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Koloni semut adalah salah satu contoh dari sekian banyak makhluk di bumi yang terus bertasbih.
- Membunuh atau memusnahkan koloni hewan secara keseluruhan dilarang karena alasan yang tidak adil.
- Umat Islam wajib menahan emosi dan sadar bahwa merusak ciptaan Allah adalah perbuatan yang tidak tepat.
