Sunan Abu Daud Hadits 574 - Kedisiplinan Menyelesaikan Shaf Paling Depan

Aturan Etika Mengisi Sepenuhnya Shaf di Garis Terdepan

Sunan Abu DaudNomor Hadis 574

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَنْبَارِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ يَعْنِي ابْنَ عَطَاءٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْمُقَدَّمَ ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ فَمَا كَانَ مِنْ نَقْصٍ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ

Anas bin Malik Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sempurnakanlah shaf yang pertama, kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada shaf yang kurang, maka hendaklah dia shaf belakang."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Keharusan menuntaskan celah wilayah depan sebelum merencanakan untuk mengisi atau membentuk grup barisan susulan.
  • Umat diwajibkan menjalin koordinasi untuk memaksa kawan-kawannya masuk ke kekosongan shaf utama.
  • Kekurangan dan ruang hampa dalam jamaah di masjid diatur agar eksklusif terpusat pada formasi garis terakhir.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami