Sunan Abu Daud Hadits 62 - Kesucian Sisa Air Mandi Junub

Bolehkah Memakai Sisa Air Mandi Junub?

Sunan Abu DaudNomor Hadis 62

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ حَدَّثَنَا سِمَاكٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ اغْتَسَلَ بَعْضُ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جَفْنَةٍ فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَتَوَضَّأَ مِنْهَا أَوْ يَغْتَسِلَ فَقَالَتْ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ جُنُبًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمَاءَ لَا يُجْنِبُ

Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:

Salah seorang istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi pada ember besar, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang hendak wudlu dari ember tersebut atau mandi, maka ia berkata kepada beliau: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya tadi junub." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya air itu tidaklah junub."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Sisa air yang belum terpakai dari wadah mandi orang junub tetap berstatus suci.
  • Air tidak mewarisi status hadats atau junub dari penggunanya.
  • Boleh saling mengingatkan tentang kondisi air jika dirasa perlu.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami