Sunan Abu Daud Hadits 717 - Demonstrasi Duduk Istirahat ala Nabi
Praktik Sahabat Tentang Sunnah Duduk Istirahat di Rakaat Pertama
Sunan Abu Daud : 717
Sunan Abu DaudNomor Hadis 717
حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَ جَاءَنَا أَبُو سُلَيْمَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ إِلَى مَسْجِدِنَا فَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُصَلِّي وَمَا أُرِيدُ الصَّلَاةَ وَلَكِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَالَ فَقَعَدَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْآخِرَةِ
Abu Qilabah Diriwayatkan dari:
[Abu Sulaiman Malik bin Al Huwairits] datang ke masjid kami seraya berkata: "Sesungguhnya aku akan shalat, dan sebenarnya aku tidak bermaksud untuk shalat (bersama kalian), akan tetapi aku hendak memperlihatkan kepada kalian bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat." Abu Qilabah berkata: "Maka (Malik) duduk sejenak di raka'at pertama setelah mengangkat kepala dari sujud kedua."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memeragakan cara shalat Rasulullah di luar waktu ibadah diperbolehkan untuk kepentingan pendidikan umat.
- Duduk tenang sejenak setelah sujud di rakaat ganjil sebelum berdiri adalah tuntunan langsung dari perbuatan Nabi.
- Setiap tahapan shalat harus dilalui dengan ketenangan, keseimbangan tubuh, dan menjauhi sifat terburu-buru.
