Sunan Abu Daud Hadits 788 - Kesibukan Shalat Menghadap Allah Semata
Larangan Menjawab Salam Secara Lisan Saat Sedang Shalat
Sunan Abu Daud : 788
Sunan Abu DaudNomor Hadis 788
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنَّا نُسَلِّمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ فِي الصَّلَاةِ فَيَرُدُّ عَلَيْنَا فَلَمَّا رَجَعْنَا مِنْ عِنْدِ النَّجَاشِيِّ سَلَّمْنَا عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْنَا وَقَالَ إِنَّ فِي الصَّلَاةِ لَشُغْلًا
Abdullah Diriwayatkan dari:
Kami memberi salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau sedang shalat, lalu beliau menjawab salam kami, ketika kami tiba dari negeri Najasyi, kami memberi salam kepada beliau, namun beliau tidak menjawab salam kami, setelah itu beliau bersabda: "Sesungguhnya dalam shalat benar-benar ada kesibukan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Beberapa aturan hukum (syariat) pernah mengalami perubahan dan penyempurnaan di masa awal dakwah Nabi.
- Umat Islam sama sekali dilarang membalas salam secara lisan ketika sedang mengerjakan shalat.
- Ibadah shalat butuh fokus yang utuh karena ia adalah kesibukan spesial menghadap Sang Pencipta.
