Sunan Abu Daud Hadits 988 - Bacaan Doa Istisqa yang Bermanfaat
Bacaan Doa Meminta Hujan yang Bermanfaat dan Mustajab
Sunan Abu Daud : 988
Sunan Abu DaudNomor Hadis 988
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ يَزِيدَ الْفَقِيرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَوَاكِي فَقَالَ اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا مَرِيعًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ قَالَ فَأَطْبَقَتْ عَلَيْهِمْ السَّمَاءُ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Beberapa wanita mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sambil menangis (karena kekeringan), kemudian beliau berdo'a: "Allahummasqina ghaitsan mughitsan mari'an nafi'an ghair dlarrin 'ajilan ghaira ajilin" (ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang dapat menolong kami, yang menyenangkan kami, menyuburkan lagi bermanfaat dan tidak membahayakan, segera jangan ditunda-tunda)." Seketika itu juga, langit menurunkan hujannya atas mereka.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan mengadukan kesulitan akibat kemarau panjang kepada pemimpin agama atau orang yang saleh.
- Doa memohon hujan hendaknya mencakup permintaan khusus agar air yang turun membawa manfaat dan tidak merusak.
- Terdapat permohonan agar Allah berkenan menurunkan rahmat hujan tersebut dengan segera tanpa ditunda.
- Menjadi bukti nyata bahwa Allah Maha Mengabulkan doa seketika setelah dipanjatkan dengan sungguh-sungguh.
