Sunan Abu Daud Hadits 989 - Mengangkat Tangan Tinggi Saat Doa Istisqa
Sunnah Mengangkat Tangan Sangat Tinggi Saat Doa Istisqa
Sunan Abu Daud : 989
Sunan Abu DaudNomor Hadis 989
حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي شَيْءٍ مِنْ الدُّعَاءِ إِلَّا فِي الِاسْتِسْقَاءِ فَإِنَّهُ كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ إِبِطَيْهِ
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah mengangkat kedua tangannya ketika berdo'a kecuali ketika meminta hujan, ketika itu beliau mengangkat kedua tangan beliau sehingga terlihat putih ketiaknya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berdoa memohon hujan memiliki tata cara mengangkat tangan yang sedikit berbeda dengan doa biasa.
- Sangat disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan dengan tinggi maksimal saat doa istisqa.
- Kesungguhan dan kepasrahan dalam berdoa terlihat dari gerakan tangan yang diangkat hingga terlihat putih ketiak.
- Tidak dianjurkan mengangkat tangan berlebihan dalam doa sehari-hari selain pada saat istisqa.
