Sunan Abu Daud Hadits 990 - Posisi Tangan Saat Doa Meminta Hujan
Posisi Punggung Tangan Menghadap Bumi Saat Berdoa Meminta Hujan
Sunan Abu Daud : 990
Sunan Abu DaudNomor Hadis 990
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَسْتَسْقِي هَكَذَا يَعْنِي وَمَدَّ يَدَيْهِ وَجَعَلَ بُطُونَهُمَا مِمَّا يَلِي الْأَرْضَ حَتَّى رَأَيْتُ بَيَاضَ إِبِطَيْهِ
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta hujan dengan begini maksudnya beliau memanjangkan kedua tangannya dengan menjadikan punggung telapak tangannya menghadap ke arah bumi, sehingga aku melihat putih ketiaknya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Posisi jari dan telapak tangan saat doa istisqa memiliki keunikan khusus yang disunnahkan oleh Nabi.
- Dianjurkan memanjangkan tangan dengan posisi punggung telapak tangan menghadap arah bawah atau bumi.
- Posisi khusus ini dikerjakan sebagai perlambang menolak musibah agar kondisi kesulitan segera diangkat.
- Tangan diangkat tinggi sebagai tanda seseorang sangat membutuhkan pertolongan yang mendesak.
