Shahih Bukhari Hadits 1105 - Shalat Dhuha 8 Rakaat
Tata Cara Shalat Dhuha 8 Rakaat Berdasarkan Riwayat Ummu Hani
Shahih Bukhari : 1105
Shahih BukhariNomor Hadis 1105
حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي لَيْلَى يَقُولُ مَا حَدَّثَنَا أَحَدٌ أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى غَيْرُ أُمِّ هَانِئٍ فَإِنَّهَا قَالَتْ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ بَيْتَهَا يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ فَاغْتَسَلَ وَصَلَّى ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ فَلَمْ أَرَ صَلَاةً قَطُّ أَخَفَّ مِنْهَا غَيْرَ أَنَّهُ يُتِمُّ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ
'Abdurrahman bin Abu Laila Diriwayatkan dari:
Tidak ada dari orang yang pernah menceritakan kepada kita bahwa dia melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat Dluha kecuali [Ummu Hani'] yang dia menceritakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memasuki rumahnya pada saat penaklukan Makkah, kemudian Beliau mandi lalu shalat delapan raka'at seraya menjelaskan: "Aku belum pernah sekalipun melihat Beliau melaksanakan shalat yang lebih ringan dari pada saat itu, namun Beliau tetap menyempurnakan ruku' dan sujudnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat sunnah Dhuha diperbolehkan untuk dikerjakan dengan jumlah hingga delapan rakaat.
- Boleh meringankan atau mempercepat gerakan shalat sunnah, asalkan ruku' dan sujud tetap dilakukan dengan sempurna.
- Dianjurkan untuk mandi atau membersihkan diri terlebih dahulu sebelum melaksanakan ibadah shalat sunnah.
