Shahih Bukhari Hadits 1138 - Aturan Meludah Saat Shalat

Aturan Meludah Saat Shalat: Jangan ke Depan atau ke Kanan

Shahih BukhariNomor Hadis 1138

حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَانَ فِي الصَّلَاةِ فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ فَلَا يَبْزُقَنَّ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلَكِنْ عَنْ شِمَالِهِ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى

Anas bin Malik Diriwayatkan dari:

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jika seseorang sedang berdiri shalat, sesungguhnya dia sedang berhadapan dengan Rabnya, maka janganlah dia meludah ke arah depannya dan jangan pula ke arah kanannya tetapi lakukanlah ke arah kirinya dibawah kaki (kirinya)".

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Setiap gerakan dalam shalat adalah momen munajat rahasia antara seorang hamba dengan Tuhan-Nya.
  • Dilarang membuang ludah ke sisi kanan karena sisi kanan diutamakan untuk hal-hal yang baik dan mulia.
  • Jika terpaksa karena faktor kesehatan atau gangguan di mulut, buanglah ludah ke arah kiri di bawah telapak kaki agar bisa ditutupi.
  • Aturan ini harus disesuaikan pada era modern dengan menggunakan tisu atau sapu tangan agar tidak mengotori karpet masjid.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami