Shahih Bukhari Hadits 1209 - Dusta dan Ratapan
Larangan Keras Berdusta Atas Nama Nabi dan Meratapi Mayat
Shahih Bukhari : 1209
Shahih BukhariNomor Hadis 1209
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ الْمُغِيرَةِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ كَذِبًا عَلَيَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ نِيحَ عَلَيْهِ يُعَذَّبُ بِمَا نِيحَ عَلَيْهِ
Al Mughirah Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sesungguhnya berdusta kepadaku tidak sama dengan orang yang berdusta kepada orang lain. Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia bersiap-siap (mendapat) tempat duduknya di neraka."Aku juga mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang meratapi mayat maka mayat itu akan disiksa disebabkan ratapan kepadanya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berdusta atas nama Rasulullah adalah dosa besar yang diancam dengan hukuman di neraka.
- Kebohongan dalam urusan agama jauh lebih berat dampaknya dibandingkan berbohong kepada sesama manusia.
- Mayat di alam kubur bisa merasakan siksaan jika keluarganya meratapinya dengan berlebihan.
- Islam mengajarkan kita untuk sabar dan ikhlas saat menerima musibah kematian agar mayat tenang.
