Shahih Bukhari Hadits 1214 - Larangan Meratap

Larangan Keras Memukul Pipi Sebagai Bentuk Ratapan

Shahih BukhariNomor Hadis 1214

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ ضَرَبَ الْخُدُودَ وَشَقَّ الْجُيُوبَ وَدَعَا بِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ

Abdullah Diriwayatkan dari:

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Bukan dari golongan kami siapa yang memukul-mukul pipi, merobek-robek baju dan menyeru dengan seruan jahiliyyah."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Menganiaya diri sendiri, seperti memukul pipi saat sedang berduka, sangat dilarang dalam ajaran Islam.
  • Merobek pakaian dan berteriak-teriak meratap adalah tradisi jahiliah yang wajib ditinggalkan.
  • Seorang muslim harus bisa menahan diri dan menerima takdir Allah dengan hati yang sabar.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami