Shahih Bukhari Hadits 1215 - Tradisi Jahiliah
Haramnya Tradisi Jahiliah dalam Meratapi Orang Meninggal
Shahih Bukhari : 1215
Shahih BukhariNomor Hadis 1215
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ ضَرَبَ الْخُدُودَ وَشَقَّ الْجُيُوبَ وَدَعَا بِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Bukan dari golongan kami siapa yang memukul-mukul pipi, merobek-robek baju dan menyeru dengan seruan jahiliyyah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menyiksa diri saat berhadapan dengan kematian tidak akan mengembalikan keadaan dan malah mendatangkan dosa.
- Melakukan perilaku jahiliah dalam menyikapi musibah bisa mengeluarkan seseorang dari barisan umat Nabi yang taat.
- Islam memberikan panduan cara bersedih yang wajar tanpa harus merusak diri sendiri maupun barang-barang di sekitar.
