Shahih Bukhari Hadits 1346 - Pahala Kebaikan di Masa Jahiliyah Setelah Masuk Islam
Apakah Amal Kebaikan Sebelum Masuk Islam Tetap Berpahala?
Shahih Bukhari : 1346
Shahih BukhariNomor Hadis 1346
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ أَشْيَاءَ كُنْتُ أَتَحَنَّثُ بِهَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ مِنْ صَدَقَةٍ أَوْ عَتَاقَةٍ وَصِلَةِ رَحِمٍ فَهَلْ فِيهَا مِنْ أَجْرٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْلَمْتَ عَلَى مَا سَلَفَ مِنْ خَيْرٍ
Hakim bin Hizam Diriwayatkan dari:
Aku berkata: "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu, saat masih di zaman Jahiliyah aku sering ber'ibadah mendekatkan diri dengan cara bershadaqah, membebaskan budak dan juga menyambung silaturrahim, apakah dari itu semuanya aku akan mendapatkan pahala?". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kamu akan menerima dari kebaikan yang dahulu kamu lakukan".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Allah Maha Menghargai setiap perbuatan baik manusia, bahkan yang dilakukan sebelum mereka mengenal agama Islam.
- Amal kebajikan seperti bersedekah, membebaskan budak, dan menyambung silaturahmi adalah sifat terpuji yang sifatnya universal.
- Masuk Islam tidak menghapus catatan kebaikan masa lalu, melainkan justru menyempurnakan dan mendatangkan pahala yang lebih pasti.
