Shahih Bukhari Hadits 1412 - Pendapat Muawiyah Tentang Takaran Zakat
Sejarah Penyesuaian Takaran Zakat Fitrah di Masa Muawiyah
Shahih Bukhari : 1412
Shahih BukhariNomor Hadis 1412
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَكِيمٍ الْعَدَنِيَّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ قَالَ حَدَّثَنِي عِيَاضُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَرْحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنَّا نُعْطِيهَا فِي زَمَانِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ أَوْ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ زَبِيبٍ فَلَمَّا جَاءَ مُعَاوِيَةُ وَجَاءَتْ السَّمْرَاءُ قَالَ أُرَى مُدًّا مِنْ هَذَا يَعْدِلُ مُدَّيْنِ
Abu Sa'id Al Khudriy Diriwayatkan dari:
Pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kami memberi makan (mengeluarkan zakat fithri) satu sha' dari makanan atau satu sha' dari kurma atau satu sha' dari gandum atau satu sha' dari kismis (anggur kering). Ketika Mu'awiyah datang (untuk melaksanakan hajji) dan datang gandum dari negeri Syam, dia berkata: "Aku menganggap satu mud ini (kurma) sama dengan dua mud (gandum negeri Syam)".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Zakat fitrah di masa Nabi selalu dibayarkan sebesar satu sha' dari bahan makanan.
- Gandum, kurma, dan kismis adalah contoh makanan yang umum dijadikan zakat.
- Ada catatan sejarah penyesuaian takaran zakat yang didasarkan pada kualitas tinggi gandum negeri Syam.
