Shahih Bukhari Hadits 1450 - Tata Cara Niat Ihram Nabi
Perjalanan dan Tata Cara Niat Ihram Rasulullah Menuju Makkah
Shahih Bukhari : 1450
Shahih BukhariNomor Hadis 1450
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ مَعَهُ بِالْمَدِينَةِ الظُّهْرَ أَرْبَعًا وَالْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ بَاتَ بِهَا حَتَّى أَصْبَحَ ثُمَّ رَكِبَ حَتَّى اسْتَوَتْ بِهِ عَلَى الْبَيْدَاءِ حَمِدَ اللَّهَ وَسَبَّحَ وَكَبَّرَ ثُمَّ أَهَلَّ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَأَهَلَّ النَّاسُ بِهِمَا فَلَمَّا قَدِمْنَا أَمَرَ النَّاسَ فَحَلُّوا حَتَّى كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ أَهَلُّوا بِالْحَجِّ قَالَ وَنَحَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَدَنَاتٍ بِيَدِهِ قِيَامًا وَذَبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ كَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ قَالَ بَعْضُهُمْ هَذَا عَنْ أَيُّوبَ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَنَسٍ
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat Dhuhur, sedangkan kami bersama Beliau, di Madinah empat raka'at dan shalat 'Ashar di Dzul Hulaifah dua raka'at. Kemudian Beliau bermalam disana hingga pagi. Kemudian mengendara tunggangannya hingga siang hari saat tiba di padang sahara lalu Beliau memuji Allah, bertasbih dan bertakbir kemudian berihram (berniat) haji dan 'umrah begitu juga orang-orang ikut berihram.Ketika kami telah tiba (di Makkah), Beliau memerintahkan orang-orang agar bertahallul hingga tiba hari tarwiah (tanggal 8 Dzul Hijjah), orang-orang berihram untuk niat haji. Anas radliyallahu 'anhu berkata: "Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berqurban dua ekor sapi dengan tangan Beliau sendiri sambil berdiri. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga menyembelih dua ekor kambing yang gemuk".Berkata Abu 'Abdullah Al Bukhari: Sebagian mereka berkata: hadits ini dari Ayyub dari seseorang dari Anas.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan mengqashar shalat (meringkas rakaat) ketika dalam perjalanan safar ibadah seperti menuju Makkah.
- Disunnahkan membaca pujian kepada Allah seperti tahmid, tasbih, dan takbir sebelum melafalkan niat ihram.
- Diperbolehkan mengerjakan haji dan umrah dalam satu rangkaian, serta melakukan tahallul di antara keduanya jika tidak membawa kurban dari kampung.
- Rasulullah memberikan contoh langsung dan mandiri dengan menyembelih sendiri hewan kurbannya.
