Shahih Bukhari Hadits 1486 - Mengubah Tempat Kelam Menjadi Jejak Kemenangan
Singgah di Lokasi Bersejarah Perjanjian Kekafiran
Shahih Bukhari : 1486
Shahih BukhariNomor Hadis 1486
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ أَرَادَ قُدُومَ مَكَّةَ مَنْزِلُنَا غَدًا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِخَيْفِ بَنِي كِنَانَةَ حَيْثُ تَقَاسَمُوا عَلَى الْكُفْرِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata ketika hendak memasuki kota Makkah: "Tempat singgah kita besok insya Allah di tempat peristirahatan Bani Kinanah saat mereka saling bersumpah setia diatas kekafiran."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Merayakan keberhasilan dan kemenangan Islam dapat dilakukan di tempat yang dulu menjadi saksi kezaliman.
- Umat harus menyadari dan meyakini bahwa segala makar atau konspirasi orang kafir pada akhirnya akan dihancurkan oleh Allah.
- Menetapkan tempat pertemuan atau persinggahan ibadah bisa bernilai mulia jika dilandasi semangat mengingat kebesaran agama.
