Shahih Bukhari Hadits 1535 - Sunnah Berlari Kecil (Ramal) Saat Thawaf
Cara Berjalan Cepat di Tiga Putaran Pertama Thawaf
Shahih Bukhari : 1535
Shahih BukhariNomor Hadis 1535
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا طَافَ الطَّوَافَ الْأَوَّلَ خَبَّ ثَلَاثًا وَمَشَى أَرْبَعًا وَكَانَ يَسْعَى بَطْنَ الْمَسِيلِ إِذَا طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقُلْتُ لِنَافِعٍ أَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَمْشِي إِذَا بَلَغَ الرُّكْنَ الْيَمَانِيَ قَالَ لَا إِلَّا أَنْ يُزَاحَمَ عَلَى الرُّكْنِ فَإِنَّهُ كَانَ لَا يَدَعُهُ حَتَّى يَسْتَلِمَهُ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bila melakukan thawaf yang pertamanya (qudum) di Ka'bah Baitullah Beliau berjalan cepat pada tiga putaran, dan berjalan biasa pada empat putaran lainnya dan berjalan di dasar aliran air bila melakukan sa'iy antara bukit Ash Shafaa dan Al Marwah".Aku berkata kepada Nafi': "Apakah 'Abdullah berjalan biasa bila telah sampai di Rukun Yamani?" Dia menjawab: "Tidak, kecuali bila sudah merapat dengan Ar Rukun (Al Hajar Al Aswad), dia tidak akan meninggalkannya sebelum mengusapnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat sunnah untuk berjalan cepat di tiga putaran pertama saat melaksanakan ibadah thawaf di Ka'bah.
- Pada empat putaran terakhir thawaf, jamaah dianjurkan untuk berjalan perlahan atau melangkah seperti biasa.
- Mengusap Hajar Aswad atau Rukun Yamani sangat ditekankan asalkan tidak membahayakan diri jamaah.
