Shahih Bukhari Hadits 1628 - Waktu Melempar Jumrah
Kapan Waktu Paling Tepat Melempar Jumrah?
Shahih Bukhari : 1628
Shahih BukhariNomor Hadis 1628
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ وَبَرَةَ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا مَتَى أَرْمِي الْجِمَارَ قَالَ إِذَا رَمَى إِمَامُكَ فَارْمِهْ فَأَعَدْتُ عَلَيْهِ الْمَسْأَلَةَ قَالَ كُنَّا نَتَحَيَّنُ فَإِذَا زَالَتْ الشَّمْسُ رَمَيْنَا
Wabarah Diriwayatkan dari:
Aku bertanya kepada Ibnu 'Umar radliyallahu 'anhuma kapan melempar jumrah dilaksanakan? Dia menjawab: "Jika pemimpinmu telah melemparnya maka lemparlah". Lalu aku mengulangi pertanyaan itu, ia berkata: "Dulu kami menunggu waktu dan apabila matahari sudah condong (siang hari), maka kami baru melempar".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat disarankan untuk mematuhi arahan pemimpin rombongan demi menjaga ketertiban bersama.
- Waktu yang disunnahkan untuk melempar jumrah di hari-hari Tasyriq adalah pada saat siang hari setelah matahari condong.
- Disarankan untuk sabar menunggu waktu ibadah yang paling utama untuk mendapatkan kesempurnaan amal.
