Shahih Bukhari Hadits 1710 - Solusi Pakaian Ihram Darurat
Aturan Memakai Celana dan Sepatu Saat Ihram
Shahih Bukhari : 1710
Shahih BukhariNomor Hadis 1710
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ زَيْدٍ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ بِعَرَفَاتٍ مَنْ لَمْ يَجِدْ النَّعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ الْخُفَّيْنِ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ إِزَارًا فَلْيَلْبَسْ سَرَاوِيلَ لِلْمُحْرِمِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkhuthbah di 'Arafah: "Barangsiapa yang tidak memiliki sepasang sandal hendaklah dia memakai sepatunya. Dan barangsiapa yang tidak memiliki kain sarung hendaklah dia memakai celana untuk ihram".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memberikan keringanan untuk memakai sepatu saat ihram jika seseorang tidak memiliki sepasang sandal.
- Diperbolehkan mengenakan celana panjang sebagai bawahan ihram apabila tidak menemukan kain sarung.
- Aturan pengganti pakaian ihram ini disampaikan langsung oleh Nabi untuk memudahkan umat saat berkhutbah di padang Arafah.
