Shahih Bukhari Hadits 1822 - Teladan Rasulullah Menyegerakan Berbuka Saat Perjalanan

Konsistensi Nabi Menyegerakan Buka Puasa dalam Segala Kondisi

Shahih BukhariNomor Hadis 1822

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ ابْنِ أَبِي أَوْفَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَصَامَ حَتَّى أَمْسَى قَالَ لِرَجُلٍ انْزِلْ فَاجْدَحْ لِي قَالَ لَوْ انْتَظَرْتَ حَتَّى تُمْسِيَ قَالَ انْزِلْ فَاجْدَحْ لِي إِذَا رَأَيْتَ اللَّيْلَ قَدْ أَقْبَلَ مِنْ هَا هُنَا فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ

Ibnu Abu Aufa Diriwayatkan dari:

Aku pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, maka Beliau berpuasa hingga sampai pada waktu petang, Beliau berkata kepada seseorang: "Turunlah, dan siapkanlah minuman untukku". Orang yang disuruh itu berkata: "Bagaimana jika anda menunggu hingga sore". Beliau berkata: "Turunlah dan siapkan minuman untukku. Apabila kamu telah melihat malam sudah datang dari arah sana maka orang yang puasa sudah boleh berbuka."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Seruan menyegerakan membatalkan puasa juga teraplikasi pada muslim yang tengah didera letih di tapak musafir.
  • Konsistensi pemuka agama di dalam mengoreksi penyimpangan tafsir pengikutnya soal jam batas ibadah mahdhah.
  • Membuang tradisi menunda-nunda amal kebaikan lantaran terbelenggu rasa sungkan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami