Shahih Bukhari Hadits 1869 - Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan
Keutamaan Shalat Tarawih dan Qiyam Ramadhan Menurut Hadits Bukhari
Shahih Bukhari : 1869
Shahih BukhariNomor Hadis 1869
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِرَمَضَانَ مَنْ قَامَهُ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata tentang bulan Ramadhan: "Barangsiapa yang menegakkannya karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melaksanakan shalat Tarawih dan ibadah malam di bulan Ramadhan membawa keutamaan besar berupa ampunan dosa dari Allah.
- Setiap ibadah harus dilandasi dengan keimanan yang benar dan niat murni hanya mengharap pahala dan ridha Allah semata.
- Umat Islam dianjurkan untuk tidak menyia-nyiakan waktu malam di bulan puasa dengan hal-hal yang kurang bermanfaat.
