Shahih Bukhari Hadits 1878 - Mencari Lailatul Qadar di Malam Ganjil
Anjuran Mencari Lailatul Qadar di Malam Ganjil Ramadhan
Shahih Bukhari : 1878
Shahih BukhariNomor Hadis 1878
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا أَبُو سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Carilah Lailatul Qadar pada malam yang ganjil dalam sepuluh malam yang akhir dari Ramadlan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Lailatul Qadar sangat kuat kemungkinannya jatuh pada salah satu malam ganjil di akhir bulan puasa.
- Dianjurkan untuk mengerahkan seluruh kemampuan dalam beribadah saat memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.
- Tanggal pasti Lailatul Qadar dirahasiakan sebagai ujian agar umat Islam terus giat beramal dan tidak bergantung pada tebakan hari.
