Shahih Bukhari Hadits 1914 - Sifat Wara' Nabi
Sikap Kehati-hatian Nabi Terhadap Makanan
Shahih Bukhari : 1914
Shahih BukhariNomor Hadis 1914
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ طَلْحَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَمْرَةٍ مَسْقُوطَةٍ فَقَالَ لَوْلَا أَنْ تَكُونَ مِنْ صَدَقَةٍ لَأَكَلْتُهَا وَقَالَ هَمَّامٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَجِدُ تَمْرَةً سَاقِطَةً عَلَى فِرَاشِي
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berjalan melewati buah-buah kurma yang jatuh, lalu Beliau berkata: "Seandainya kurma-kurma ini padanya tidak ada kewajiban shadaqah (zakat) tentu aku sudah memakannya."Dan berkata Hammam dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku menemukan kurma yang jatuh di atas tempat tidurku."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi dan keluarganya dilarang keras untuk menerima atau memakan harta dari sedekah wajib (zakat).
- Sikap kehati-hatian yang luar biasa dari Nabi patut dicontoh ketika kita menemukan barang yang status halalnya meragukan.
- Meninggalkan sesuatu yang kecil dan sepele demi menjaga aturan agama adalah bentuk ketaatan yang sangat terpuji.
