Shahih Bukhari Hadits 1940 - Kejujuran Berdagang
Menyembunyikan Cacat Barang Akan Memusnahkan Keberkahan Bisnis
Shahih Bukhari : 1940
Shahih BukhariNomor Hadis 1940
حَدَّثَنَا بَدَلُ بْنُ الْمُحَبَّرِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْخَلِيلِ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِي بَيْعِهِمَا وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
Hakim bin Hizam Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Dua orang yang melakukan jual beli boleh melakukan khiyar (pilihan untuk melangsungkan atau membatalkan jual beli) selama keduanya belum berpisah." Atau sabda Beliau: "hingga keduanya berpisah. Jika keduanya jujur dan menampakkan cacat dagangannya maka keduanya diberkahi dalam jual belinya dan bila menyembunyikan cacat dan berdusta maka akan dimusnahkan keberkahan jual belinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hak khiyar adalah jaring pengaman agar pembeli dan penjual tidak merasa dirugikan dalam bertransaksi.
- Menampakkan kelemahan atau cacat barang secara jujur adalah kewajiban bagi setiap pedagang Muslim.
- Keuntungan yang didapat dari hasil menipu dan berbohong tentang kondisi barang tidak akan membawa kebaikan apa-apa di mata Allah.
