Shahih Bukhari Hadits 1985 - Kesucian Kota Madinah
Doa Spesial Nabi untuk Kemakmuran Kota Madinah
Shahih Bukhari : 1985
Shahih BukhariNomor Hadis 1985
حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ إِبْرَاهِيمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَدَعَا لَهَا وَحَرَّمْتُ الْمَدِينَةَ كَمَا حَرَّمَ إِبْرَاهِيمُ مَكَّةَ وَدَعَوْتُ لَهَا فِي مُدِّهَا وَصَاعِهَا مِثْلَ مَا دَعَا إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام لِمَكَّةَ
Abdullah bin Zaid Diriwayatkan dari:
"Nabi Ibrahim telah mengharamkan (mensucikan) Makkah dan berdo'a untuknya dan aku telah mengharamkan Madinah sebagaimana Ibrahim mengharamkan Makkah dan berdo'a untuknya dalam hal mud dan sha'nya sebagaimana Ibrahim berdo'a untuk Makkah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kota Madinah memiliki status sebagai tanah suci sebagaimana status kota Makkah.
- Rasulullah secara khusus mendoakan keberkahan untuk alat takar penduduk Madinah.
- Kecintaan Nabi pada kota Madinah dibuktikan melalui jaminan perlindungan dan doanya.
