Shahih Bukhari Hadits 2402 - Larangan Perhitungan Dalam Sedekah
Jangan Menghitung-hitung Sedekah Jika Ingin Rezeki Berkah
Shahih Bukhari : 2402
Shahih BukhariNomor Hadis 2402
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ عَنْ أَسْمَاءَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَنْفِقِي وَلَا تُحْصِي فَيُحْصِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَلَا تُوعِي فَيُوعِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ
Asma' Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Berinfaqlah dan jangan kamu hitung-hitung (pelit) karena nanti Allah akan berhitung kepadamu dan jangan kamu tutup rapat guci tempat menyimpan makanan itu karena nanti Allah akan menutup rezekimu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam sangat dianjurkan untuk rutin berinfak dan bersedekah semampunya.
- Menghitung-hitung harta karena pelit bisa mengurangi keberkahan rezeki.
- Allah akan membalas kebaikan seseorang sesuai dengan tingkat keikhlasan dan kelapangan dadanya.
