Shahih Bukhari Hadits 2410 - Kifarat Berhubungan Saat Puasa
Hukum dan Kifarat Batal Puasa Karena Berhubungan Suami Istri
Shahih Bukhari : 2410
Shahih BukhariNomor Hadis 2410
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَحْبُوبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هَلَكْتُ فَقَالَ وَمَا ذَاكَ قَالَ وَقَعْتُ بِأَهْلِي فِي رَمَضَانَ قَالَ تَجِدُ رَقَبَةً قَالَ لَا قَالَ فَهَلْ تَسْتَطِيعُ أَنْ تَصُومَ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ لَا قَالَ فَتَسْتَطِيعُ أَنْ تُطْعِمَ سِتِّينَ مِسْكِينًا قَالَ لَا قَالَ فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ بِعَرَقٍ وَالْعَرَقُ الْمِكْتَلُ فِيهِ تَمْرٌ فَقَالَ اذْهَبْ بِهَذَا فَتَصَدَّقْ بِهِ قَالَ عَلَى أَحْوَجَ مِنَّا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا بَيْنَ لَابَتَيْهَا أَهْلُ بَيْتٍ أَحْوَجُ مِنَّا قَالَ اذْهَبْ فَأَطْعِمْهُ أَهْلَكَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: "Celaka aku." Maka Beliau bertanya: "Kenapa?" Orang itu menjawab: "Aku berhubungan dengan isteriku di bulan Ramadhan." Beliau bertanya: "Apakah kamu punya budak?" Orang itu menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apakah kamu sanggup berpuasa dua bulan berturut-turut?" Orang itu menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apakah kamu sanggup memberi makan enam puluh orang miskin?" Orang itu menjawab: "Tidak."Abu Hurairah berkata: "Lalu datang seseorang dari kalangan Anshar dengan membawa karung besar yang penuh berisi kurma, lalu Beliau berkata: "Pergilah dengan kurma ini dan shadaqahkanlah!" Orang itu berkata: "Untuk orang yang lebih membutuhkan dari pada kami wahai Rasulullah?, demi Dzat Yang mengutus anda dengan haq, tidak ada diantara penduduk yang keluarganya lebih membutuhkan dibandingkan kami." Maka Beliau berkata: "Pergilah dan berilah makan keluargamu dengannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berhubungan badan di siang hari Ramadhan adalah pelanggaran berat yang mewajibkan pembayaran denda atau kifarat.
- Urutan kifarat adalah memerdekakan budak, jika tidak bisa puasa dua bulan, atau memberi makan enam puluh miskin.
- Islam adalah agama yang mengedepankan kemudahan; denda dapat disesuaikan jika orang tersebut dalam kondisi sangat fakir.
