Shahih Bukhari Hadits 2477 - Berbohong Merampas Harta
Bahaya Mengambil Harta Sesama dengan Sumpah yang Dibuat-buat
Shahih Bukhari : 2477
Shahih BukhariNomor Hadis 2477
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ لِيَقْتَطِعَ بِهَا مَالًا لَقِيَ اللَّهَ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ
Ibnu Mas'ud Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Siapa yang bersumpah (yang dengan sumpahnya itu) dia bermaksud mengambil harta (orang), maka dia berjumpa Allah sedangkan Allah murka kepadanya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hak milik seseorang atas hartanya sangat dilindungi dalam Islam dan tidak boleh dirampas dengan menggunakan alasan palsu.
- Memanfaatkan nama Tuhan untuk melakukan kejahatan dan menipu sesama manusia adalah dosa yang bertumpuk.
- Kecurangan yang memenangkan perkara di dunia secara diam-diam akan dibalas dengan kemurkaan yang nyata di kehidupan akhirat kelak.
